DLA

denganku lebih asyik,,,,,,,,menghabiskan waktu sendiri sungguh sangat tidak mengenakkan,pastinya setiap org pernah merasa sendiri,rasanya huft...tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,maka dari itu di sini aku menawarkan,pertemanan persaudaraan agar yang merasa sendiri tak lagi kesepian

Sabtu, 19 November 2011

BOLA.........

Hem.....malam minggu biasanya ku habiskan sendiri di rumah menonton siaran HBO kesukaanku, namun malam ini berbeda, entah kenapa aku mau saja di ajak sama teman untuk keluar menonton bola.. sekedar tau saja kalau aku bukan orang yang suka keluar malam hari kan saya bukan kelelawar...hehehe.
Ngomong-ngomong sudah dua warkop yang kami datangi tapi kedua-duanya FULL, hem...aku salut mereka punya rasa kebangsaan yang tinggi walau sudah jadi rahasia umum kalau tim sepak bola indonesia lebih sering kalahnya dari pada menangnya.
Upzzzzzzzzzzzzzz.......kali ini aku baru saja bikin kesalahan,saat tim indonesia yang aku tidak tau nomor punggung dan namanya menggiring bola tiba-tiba aku berteriak dengan suara lengkingan hampir mencapai tujuh oktaf. sontak orang-orang disampingku kaget untung rame jadi nggak terlalu kentara.
Satu lagi yng membuat riuh penonton di sini, saat kiper alias penjaga gawang dua kali terjungkir balik menahan serangan tim indonesia sehingga menyebabkan pinggang dan lehernya cedera....aku rasa besok dia akan mengalami LBP n CERVIKAL SYNDROM....mungkin saja besok dia pakai korset atw malah lumpuh.
Tapi sebuah jempol tangan ku acungkan atas tekat sang kiper yang ngotot bertahan main walau sang pelatih sudah berteriak dan marah-marah di tepi lapangan.
Kembali lagi skor masih sama 0-0, indonesia melawan Vietnam....berhubung mereka berjuang untuk masuk final SEA GAMES jadi wajarlah kalau mereka berjuang mati-matian,,,dan rasanya support kami dari sini sudah sangat sepadan mungkin saja besok atw sebentar suara kami akan parau oleh teriakan mendukung para pemain....tapi yagh apapun akhirnya...malam ini malam yang cukup indah.

Kamis, 03 November 2011

Di kelilingi Lelaki

Mungkin semua orang pernah merasakan kesepian dan rasa sendirian, pasti rasanya sungguh tidak mengenakkan.... tapi pernahkah merasakan di kelilingi oleh beberapa lelaki dalam waktu berbeda dan mereka menganggap kamu istimewa atau kau menganggap mereka istimewa?..........
wagh....bisa ku bayangkan rasanya sungguh sangat fantastis, bisa bermanja-manja di bahu para pria dan bisa bersuara dengan manja, oh.......sungguh sesuatu yang sangat indah, belum lagi kalau mereka memperhatikan kita dan sesekali memanggil kita sayang, hem....sungguh sebuah kepuasan tersendiri...........
Upzzzzzzzzzzzt, tapi bukankah kupu-kupu malam seperti itu?, wagh........asyik juga yagh?, pantas saja banyak yang dengan senang hati menjadi kupu-kupu malam. eitz....kok jadi ngomongin orang yagh?,,,,
padahal kan awalnya cuma mau bercerita kalau akhir-akhir ini aku tidak merasakan kesepian lagi, bukan karna aku baru saja jatuh cinta tapi aku baru saja merasakan sebuah pengalaman tersendiri, yagh pengalaman bersama beberapa pria dalam beberapa hari...tapi tunggu dulu di larang negative tingking terlebih dahulu, aku bersama mereka hanya kebetulan saja dan rata-rata mereka adalah suami orang dan pacar orang. entahlah tapi kayaknya posisiku yang lagi menjomblo sangat cocok untuk di jadikan mereka sebagai bulan-bulanan akan kekurangan dari pasangan masing-masing. atau sebagai tameng dari masyarakat umum,
Mereka menyembunyikan semua skandal mereka dengan berpura-pura perhatian padaku dan menganggapku sebagai adik mereka. walau sebenarnya aku tidak di untungkan tapi aku malah secara tidak langsung mendukung kesalahan mereka dengan berpura-pura tidak tau apa-apa atau aku merangkap sebagai tim penasehat mereka.
Aku tak pernah meminta semua perhatian yang mereka berikan tapi mereka tetap saja memberiku malah sampai-sampai aku merasakan betul-betul punya seorang pacar, padahal kenyataannya mereka punya orang lain.
Agh....ingin semua ini berakhir,namun tak tau sampai kapan....aku tau semua ini salah tapi aku tak punya daya untuk menghentikan semua ini...........aku hanya tameng, yang nantinya akan putus jika sudah tak kuat menahan bobot orang-orang yang berpegang padaku.

Selasa, 01 November 2011

Mama Besi atau kapas...??

Kali ini kembali ku dengar tangisnya pecah walau hanya di telpon namun itu membuatku terluka, mamaku hari ini kembali menangis menangis karna perbuatan adikku, agh...........tak apalah aku bercerita bukan maksud untuk membuka aib tapi semoga bisa menjadi renungan buat kita semua.....
Semua karna seorang laki-laki, dia telah merebut adikku dari kami, membuatnya berani melawan bahkan menggertak mama jika di nasehati tentang laki-laki pilihan hatinya itu. dulunya masih bisa di kendalikan tapi kali ini sudah tak bisa, semuanya sudah pada puncak konflik sampai akhirnya tadi siang adikku tercinta meninggalkan rumah tanpa membawa apapun....bahkan STNK dan Kunci motornya dia simpan,,,,, mamaku menelpon menceritakan semuanya, aku hanya bisa mengusap muka tak tau mesti bagaimana, belum lagi mama sehat kembali mama di beri cobaan lain kali ini dari orang terkasih.
Aku terpancing emosi mengeluarkan rentetan umpatan kasar yang ku tunjjukan untuk adekku, bukannya mama mendukungku malah dia mengatakan kalau aku tidak boleh seperti itu........
Agh........mama, kenapa untuk adikku kau selalu punya sisi kelembutan seperti kapas sedang padaku kau kuat laksana besi, mama........semuanya telah berakhir biarkan adikku pergi memilih jalannya sendiri, tapi kau malah membalasku dengan tangisan dan sebuah ucapan " Nak, mama mungkin akan rela membiarkan adekmu pergi seandainya mama tidak setengah mati merawat kalian, tapi untuk saat ini mama tidak bisa, mama masih merasakan sakit saat melahirkan dan membesarkan kalian".
agh.........Mama, jangan memikirkan orang yang tak pernah memikirkan mama....jawabku lagi.
"mama tidak akan fikirkan adikumu jika mama sudah berhenti bernafas"....
Tidak........ku pukul meja di depanku, tak kurasakan nyeri di tanganku namun perih ku rasakan di dadaku, mengapa seperti ini, kenapa ada ibu seperti mamaku,
Agh.......mama,
Ku lukis wajahmu dalam ingatanku, sekurus apa engkau sekaranng?, sepucat apa kau saat ini dan seberapa menderita kau kali ini.........?
Mama...........maaf ku tutup telponmu, bukan karna aku bosan mendengar suaramu tapi karna tangisku baru saja pecah...aku tak ingin kau tambah menangis karnaku pula....MAMA