Katanya Garis mukaku menandakan kalau aku angkuh dan Egois..........
Garis tanganku menandakan kalau aku akan susah mendapatkan jodoh.
Jadi mesti bagaimana?????????
Mestikah ku gores tanganku yang mulus ini membentuk garis lurus beriringan supaya jodohku cepat datang?,
Atau mestikah ku Operasi pelastik saja mukaku agar garis keangkuhan itu tak lagi terlihat,
dan selamanya Akan memamerkan wajah palsuku?.
Aku takut sampai semalaman tak bisa tidur mengingat kata-kata sang pembaca garis tangan.
Betulkah semua itu....
Sudahlah,aku menggeleng membuyarkan semua pikiran negative yg sejak td malam menggangguku, mau di apa tuhan telah memberiku raut wajah dan garis tangan yg sudah jelas, dan pasti ada maksudnya
Jadi apapun yang terjadi kelak Aku mesti Ikhlas......
Krn pada dasarx Tidak ada yg di ciptakan sia-sia,
DLA
denganku lebih asyik,,,,,,,,menghabiskan waktu sendiri sungguh sangat tidak mengenakkan,pastinya setiap org pernah merasa sendiri,rasanya huft...tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,maka dari itu di sini aku menawarkan,pertemanan persaudaraan agar yang merasa sendiri tak lagi kesepian
Kamis, 09 Februari 2012
Kamis, 02 Februari 2012
*Memory Of Jingga*
Memory Of Jingga.....
Kusebut itu krn aku yakin tak akan terulang untuk ke dua dan ketiga kalinya.
Melihat seorang cowok yang di seret oleh kakaknya hanya untuk berkenalan denganku.
Dengan Muka Putihnya, namun masih kusut jelas sekali dia belum mandi,menuruti saja tarikan kakaknya itu.
Menggosok2 matanya yang silau terkena matahari pagi..
Hem....
Masih jelas di ingatanku,
Aku tau mukaku saat itu pasti merah seperti udang rebus,untungnya kulitku yg hitam ini bisa menutupinya.
kusodorkan tanganku dan dia menyambutnya, sekilas kudengar dia menyebut namanya,ku gumamkan pula namaku.
Hanya sebatas itu....
Dia berpaling dan kembali masuk ke counternya, hanya punya waktu beberapa detik memandangnya.
Namun rasanya sudah sepadan dengan perjalananku ketempatnya yaitu 4 jam perjalanan darat.
Betul-betul begitu membekas.
Kusadar.....
Kuyakin...
tak akan ada kelanjutan dari kisah ini, semua hanya sebatas ini saja,tak usah lebih...
Hem...
Memory Of Jingga
Seminggu tak bisa menghilangkan sosoknya yang saat itu berbaju orange, Manis,
saat ini saja aku masih tersenyum saat mengingat masa-masa itu
Kerjaanku pun sama sekali tak bisa membuatku melupakannya.
Sayang...
Malam ini aku tersadar tak mungkin seperti ini terus,aku harus menyimpan memory ini, membuatnya menjadi kenangan...
Memory Of Jingga
Kusebut itu krn aku yakin tak akan terulang untuk ke dua dan ketiga kalinya.
Melihat seorang cowok yang di seret oleh kakaknya hanya untuk berkenalan denganku.
Dengan Muka Putihnya, namun masih kusut jelas sekali dia belum mandi,menuruti saja tarikan kakaknya itu.
Menggosok2 matanya yang silau terkena matahari pagi..
Hem....
Masih jelas di ingatanku,
Aku tau mukaku saat itu pasti merah seperti udang rebus,untungnya kulitku yg hitam ini bisa menutupinya.
kusodorkan tanganku dan dia menyambutnya, sekilas kudengar dia menyebut namanya,ku gumamkan pula namaku.
Hanya sebatas itu....
Dia berpaling dan kembali masuk ke counternya, hanya punya waktu beberapa detik memandangnya.
Namun rasanya sudah sepadan dengan perjalananku ketempatnya yaitu 4 jam perjalanan darat.
Betul-betul begitu membekas.
Kusadar.....
Kuyakin...
tak akan ada kelanjutan dari kisah ini, semua hanya sebatas ini saja,tak usah lebih...
Hem...
Memory Of Jingga
Seminggu tak bisa menghilangkan sosoknya yang saat itu berbaju orange, Manis,
saat ini saja aku masih tersenyum saat mengingat masa-masa itu
Kerjaanku pun sama sekali tak bisa membuatku melupakannya.
Sayang...
Malam ini aku tersadar tak mungkin seperti ini terus,aku harus menyimpan memory ini, membuatnya menjadi kenangan...
Memory Of Jingga
Langganan:
Postingan (Atom)

